Menu

Dark Mode
Jalin Keakraban dengan Warga, Satgas Ops Damai Cartenz Gelar Patroli Dialogis di Serambakon IJC dan GPIB Bangun Gerakan Literasi Nasional untuk Pendidikan Berkemajuan Danlanal Bintan Hadiri Peringatan Hari Marwah Provinsi Kepri Ke-24 Agung Karang Sebut Pola Asuh Positif Kunci Membangun Generasi Berkualitas Polisi Bongkar Sindikat Pencurian Tas Lululemon di Kargo Bandara Soetta Ganti Nopol Berjalan Lancar, Pemohon Apresiasi Pelayanan BPKB Polda Metro Jaya

TNI & Polri

Polda Metro Jaya Kerahkan 6.678 Personel, Pelayanan Humanis Kawal Aksi May Day di DPR/MPR

badge-check


					Polda Metro Jaya Kerahkan 6.678 Personel, Pelayanan Humanis Kawal Aksi May Day di DPR/MPR Perbesar

Jakarta — Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol. Dekananto Eko Purwono memimpin apel kesiapan pengamanan peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di kawasan DPR/MPR RI, Jumat (1/5). Sebanyak 6.678 personel gabungan dikerahkan untuk memastikan kegiatan berlangsung aman dan kondusif.

Dalam arahannya, Wakapolda menegaskan peringatan May Day di Jakarta mencakup kegiatan di Monas dan aksi di DPR/MPR. “Seluruh rangkaian harus berjalan aman, tertib, dan kondusif dengan mengedepankan pendekatan humanis serta persuasif,” ujarnya. Ia menambahkan, penegakan hukum menjadi langkah terakhir, personel wajib sesuai SOP, menjaga formasi, tidak bertindak sendiri, serta dilarang membawa senjata api. “Penggunaan kekuatan hanya dilakukan atas perintah pimpinan,” tegasnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan, personel gabungan terdiri dari 4.633 Polri, 1.050 TNI, 95 Pemprov DKI, 400 Pamdal, dan 500 unsur masyarakat. “Personel hadir untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat dan rekan-rekan buruh dengan pendekatan humanis,” katanya.

Kombes Budi menyebut massa diperkirakan sekitar 5.000 orang dan perwakilan buruh akan diterima DPR RI. Selain di DPR/MPR, kegiatan juga berlangsung di Monas dan kawasan Dinas Tenaga Kerja DKI Jakarta. “Pengamanan dilakukan secara persuasif dan dialogis, serta rekayasa lalu lintas bersifat situasional menyesuaikan dinamika di lapangan,” jelasnya.

Terkait arus lalu lintas, Polda Metro Jaya menerapkan rekayasa secara fungsional dan situasional dengan pengalihan arus menyesuaikan dinamika kepadatan di sekitar Monas, DPR/MPR RI, Disnaker Provinsi DKI Jakarta, serta jalur pergerakan massa. “Rekayasa lalu lintas bersifat situasional. Masyarakat kami imbau mengikuti arahan petugas di lapangan dan memantau informasi resmi dari Polda Metro Jaya,” kata Kabid Humas.

Kombes Budi juga mengimbau peserta aksi untuk menjaga ketertiban selama menyampaikan aspirasi dengan tertib dan damai “Kami mengajak seluruh peserta kegiatan dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga Jakarta. Sampaikan aspirasi dengan tertib, damai, dan ikuti arahan petugas dilapangan” ujarnya.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Jalin Keakraban dengan Warga, Satgas Ops Damai Cartenz Gelar Patroli Dialogis di Serambakon

15 May 2026 - 12:43 WIB

Danlanal Bintan Hadiri Peringatan Hari Marwah Provinsi Kepri Ke-24

15 May 2026 - 09:53 WIB

Ganti Nopol Berjalan Lancar, Pemohon Apresiasi Pelayanan BPKB Polda Metro Jaya

14 May 2026 - 11:51 WIB

Pelayanan Satpas SIM Daan Mogot Dinilai Cepat dan Keren oleh Pemohon

14 May 2026 - 11:45 WIB

Samsat Jakpus Tuai Respons Positif, Pelayanan Dinilai Mudah dan Cepat

14 May 2026 - 11:42 WIB

Trending on TNI & Polri