Menu

Dark Mode
Ditreskrimum Polda Metro Jaya Ungkap 171 Kasus Kejahatan Jalanan 3C, 103 Tersangka Diamankan Wadir Reskrimum Polda Metro Jaya Serahkan Referensi Hukum Terbaru kepada 17 Taruna Akpol: Perkuat Profesionalisme Generasi Mendatang Jalin Keakraban dengan Warga, Satgas Ops Damai Cartenz Gelar Patroli Dialogis di Serambakon IJC dan GPIB Bangun Gerakan Literasi Nasional untuk Pendidikan Berkemajuan Danlanal Bintan Hadiri Peringatan Hari Marwah Provinsi Kepri Ke-24 Agung Karang Sebut Pola Asuh Positif Kunci Membangun Generasi Berkualitas

TNI & Polri

519 Peserta Ikuti CAT Akademik Seleksi Akpol 2026, Polda Metro Jaya Pastikan Transparan

badge-check


					519 Peserta Ikuti CAT Akademik Seleksi Akpol 2026, Polda Metro Jaya Pastikan Transparan Perbesar

Jakarta — Tahapan seleksi penerimaan Taruna dan Taruni Akademi Kepolisian atau Akpol Tahun Anggaran 2026 di Polda Metro Jaya. Hari ini, Kamis (7/5/2026), sebanyak 519 peserta mengikuti tes CAT Akademik.

Dari jumlah tersebut, peserta terdiri atas 492 pria dan 27 wanita. Pelaksanaan tes dimulai pukul 06.00 WIB hingga selesai dengan menggunakan sistem berbasis komputer.

CAT Akademik dilaksanakan di dua lokasi, yakni Universitas Gunadarma Campus K, Karawaci, Kota Tangerang, dan Universitas Negeri Jakarta. Di Universitas Gunadarma Karawaci, sebanyak 7 laboratorium digunakan, sementara di Universitas Negeri Jakarta sebanyak 14 laboratorium terpakai untuk pelaksanaan tes.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, pelaksanaan CAT Akademik merupakan bagian dari rangkaian seleksi Akpol T.A. 2026 yang dilakukan secara bertahap, objektif, dan terukur.

“Pelaksanaan CAT Akademik ini menjadi salah satu tahapan penting dalam seleksi penerimaan Taruna dan Taruni Akpol T.A. 2026. Polda Metro Jaya memastikan seluruh proses berjalan bersih, transparan, akuntabel, dan humanis,” ujar Kombes Budi dalam keterangannya, Kamis (7/5/2026).

Ia menjelaskan, penggunaan sistem CAT bertujuan menjaga objektivitas hasil seleksi. Dengan sistem komputerisasi, proses penilaian dapat dilakukan secara terbuka dan meminimalkan potensi kecurangan.

“Kelulusan peserta ditentukan oleh kemampuan masing-masing dalam mengikuti seluruh tahapan seleksi. Tidak ada ruang bagi praktik percaloan, joki, maupun pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan,” tegasnya.

Kombes Pol Budi juga mengimbau peserta dan orang tua agar tidak mudah percaya kepada pihak mana pun yang mengaku dapat membantu meluluskan peserta dengan imbalan tertentu.

“Kami mengajak masyarakat ikut mengawasi proses rekrutmen ini. Percayakan pada kemampuan peserta dan sistem seleksi yang sudah berjalan, sehingga penerimaan Akpol 2026 dapat menghasilkan calon Taruna dan Taruni terbaik, berintegritas, dan siap mengabdi untuk bangsa,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Wadir Reskrimum Polda Metro Jaya Serahkan Referensi Hukum Terbaru kepada 17 Taruna Akpol: Perkuat Profesionalisme Generasi Mendatang

15 May 2026 - 12:52 WIB

Jalin Keakraban dengan Warga, Satgas Ops Damai Cartenz Gelar Patroli Dialogis di Serambakon

15 May 2026 - 12:43 WIB

Danlanal Bintan Hadiri Peringatan Hari Marwah Provinsi Kepri Ke-24

15 May 2026 - 09:53 WIB

Ganti Nopol Berjalan Lancar, Pemohon Apresiasi Pelayanan BPKB Polda Metro Jaya

14 May 2026 - 11:51 WIB

Pelayanan Satpas SIM Daan Mogot Dinilai Cepat dan Keren oleh Pemohon

14 May 2026 - 11:45 WIB

Trending on TNI & Polri